Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo meresmikan Jembatan Garuda Ngrambe pada Senin (9/3/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Peresmian Jembatan Garuda di Kecamatan Ngrambe membawa harapan baru bagi warga desa, terutama para petani yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi. Infrastruktur yang menghubungkan Desa Mandiro dan Desa Cempoko tersebut kini membuka jalur mobilitas yang lebih cepat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo meresmikan jembatan tersebut pada Senin (9/3/2026). Peresmian itu sekaligus menjadi bagian dari peluncuran nasional 200 Jembatan Garuda oleh TNI Angkatan Darat yang digelar serentak melalui konferensi video bersama Kepala Staf Angkatan Darat dari Aceh.
Pembangunan Jembatan Garuda merupakan program strategis TNI AD untuk memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.

Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo menjelaskan, jembatan di Ngrambe menjadi salah satu proyek yang masuk dalam program pembangunan 200 jembatan di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa.
“Jembatan ini akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian. Kami juga berharap masyarakat ikut menjaga dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Setu.
Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Garuda tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Ngrambe.

Menurutnya, akses yang lebih baik akan membantu petani mengangkut hasil panen dengan lebih cepat dan efisien, sehingga berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jembatan ini menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Dengan akses yang semakin mudah, distribusi hasil pertanian dari Mandiro dan Cempoko jugab akan semakin lancar,” kata Ony.
Selain itu, program pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi wujud kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Melalui sinergi tersebut, pembangunan di daerah terpencil diharapkan dapat berjalan lebih merata sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Rek)









