Beranda / REGIONAL / Perkuat Bantalan Ekonomi Warga Banyuwangi, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp5,26 Miliar

Perkuat Bantalan Ekonomi Warga Banyuwangi, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp5,26 Miliar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan keuangan Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2026 kepada perwakilan desa di Banyuwangi, Sabtu (28/2/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)

Banyuwangi (JurnalMediaNusa) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) dan tali asih senilai Rp5,26 miliar kepada masyarakat Kabupaten Banyuwangi. Penyerahan berlangsung di Kantor Kecamatan Glenmore, Sabtu (28/2/2026).

Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim memperkuat bantalan sosial bagi lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, pemerintah juga mengucurkan bantalan ekonomi melalui zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro agar terhindar dari rentenir dan pinjaman online ilegal.

Gubernur Khofifah memeluk dan menguatkan seorang warga saat penyaluran bansos dan tali asih di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Sabtu (28/2/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)

“Bantalan sosial kami salurkan untuk kelompok rentan. Sedangkan bantalan ekonomi kami dorong melalui zakat produktif agar pelaku usaha bisa mandiri,” ujarnya.

Rincian Alokasi Bansos Banyuwangi

Dari total Rp5,26 miliar, Dinas Sosial Jatim mengalokasikan Rp2,25 miliar untuk:

PKH Plus bagi 866 keluarga penerima manfaat Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 69 jiwa KIP PPKS Jawara Bantuan operasional dan tali asih bagi 110 pilar sosial, meliputi SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, TKSK, dan TAGANA

Selanjutnya, BUMD Jatim menyalurkan zakat produktif Rp25 juta kepada 50 penerima manfaat guna mendorong kemandirian usaha.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jatim mengalokasikan Rp1,28 miliar untuk program BUMDesa, Desa Berdaya, Jatim Puspa, dan bantuan keuangan desa di Banyuwangi.

Selain itu, bantuan lintas perangkat daerah turut memperkuat pembangunan desa, meliputi:

Dinas PUPR Cipta Karya Rp400 juta Dinas Perhubungan Rp500 juta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rp800 juta

Khofifah memastikan penyaluran bansos ini tepat sasaran dan akuntabel agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi dukungan Pemprov Jatim. Ia menegaskan, Pemkab Banyuwangi memprioritaskan pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi pentahelix, termasuk program bedah rumah dan bantuan sosial lainnya.

Kepala Dinas Sosial Jatim Restu Novi menambahkan, pemerintah mempercepat penyaluran bansos menjelang Hari Raya Idulfitri agar masyarakat dapat memanfaatkan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari.

Melalui penyaluran bansos Rp5,26 miliar ini, Pemprov Jatim memperkuat sinergi pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menekan angka kemiskinan dan mendorong kemandirian desa di Banyuwangi.(Red)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *