Beranda / RAGAM / BPBD Ngawi Pastikan Banjir Luapan di Desa Semen Cepat Surut dan Terkendali

BPBD Ngawi Pastikan Banjir Luapan di Desa Semen Cepat Surut dan Terkendali

Luapan air akibat hujan deras menggenangi halaman sekolah dan permukiman warga di Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi memastikan banjir luapan yang terjadi di Desa Semen, Kecamatan Paron, Senin sore, tidak menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Peristiwa tersebut muncul akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu sungai.

Kepala BPBD Ngawi, Prilla Yuda Putra, menegaskan bahwa genangan air berasal dari luapan anak Sungai Kali Ketonggo dan berlangsung dalam waktu singkat. Bahkan, air mulai surut sekitar satu hingga dua jam setelah hujan reda.

“Luapan hanya terjadi sesaat dari anak Sungai Kali Ketonggo. Kondisinya cepat terkendali dan tidak sampai masuk ke dalam rumah warga,” ujar Prilla.

Akibat luapan tersebut, air sempat menggenangi halaman sekolah dan beberapa rumah warga di wilayah Semen. Meski demikian, genangan hanya berada di luar bangunan. Selain itu, luapan juga berdampak pada sebagian kecil lahan pertanian, namun tidak menimbulkan kerusakan berarti.

Sementara itu, BPBD Ngawi memastikan kondisi sungai-sungai besar di wilayah Ngawi masih dalam status aman. Bengawan Solo dan Kali Mati, misalnya, saat ini berada pada level putih atau normal.

Sebagai langkah antisipasi banjir musiman, BPBD Ngawi terus memperkuat koordinasi lintas instansi. BPBD bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan normalisasi sungai dan anak sungai, termasuk upaya pengerukan di titik rawan luapan.

“Kewenangan pengelolaan sungai berada di BBWS, sehingga koordinasi terus kami lakukan agar penanganan lebih optimal,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendukung pelaksanaan operasi modifikasi cuaca melalui kerja sama dengan BMKG dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna mengurangi potensi hujan ekstrem.

Prilla pun mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Ia meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras serta membatasi aktivitas di luar rumah demi menjaga keselamatan. (Er)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *