Beranda / BERITA / PENDIDIKAN / Pemkab Ngawi Siapkan Rp3,4 Miliar untuk Bangun Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat

Pemkab Ngawi Siapkan Rp3,4 Miliar untuk Bangun Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat

Kepala DPRKP Ngawi Maftuh Affandi menjelaskan rencana pembangunan akses jalan menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi menyiapkan anggaran sekitar Rp3,4 miliar untuk membangun akses jalan menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi.

Pemkab Ngawi mengalokasikan anggaran tersebut melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Ngawi Tahun 2026. Pembangunan jalan itu bertujuan mempermudah akses menuju kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi sekaligus mendukung kelancaran aktivitas para siswa.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Ngawi, Maftuh Affandi, mengatakan pihaknya akan membangun jalan dengan konstruksi rigid beton. Jalan tersebut memiliki panjang sekitar 900 meter dan lebar lima meter.

“Awalnya kita rencanakan panjangnya sekitar 450 meter dan lebarnya tiga meter. Setelah dilakukan pen-detail-an, akhirnya menjadi 900 meter dengan lebar lima meter, termasuk kebutuhan saluran drainase,” ujar Maftuh.

Selain rigid beton, proyek tersebut juga mencakup pembangunan saluran drainase menggunakan U-Ditch. Menurut Maftuh, keseluruhan pekerjaan membutuhkan anggaran sekitar Rp3,4 miliar.

“Anggarannya kurang lebih Rp3,4 miliar dan nanti dialokasikan melalui perubahan APBD,” katanya.

Maftuh menargetkan pembangunan akses jalan mulai berlangsung sekitar Oktober 2026 dan selesai pada akhir November. Pemkab Ngawi menyiapkan proyek tersebut untuk menunjang akses menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi yang akan digunakan dalam kegiatan pendidikan.

“Perkiraan pelaksanaan pembangunan mulai sekitar bulan Oktober dan selesai akhir November,” jelasnya.

Sementara itu, Pemkab Ngawi terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Karangtengah Prandon. Sejumlah tahapan telah berjalan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi calon peserta didik.

Selain itu, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan mulai 15 Agustus 2026.

Dengan pembangunan akses jalan tersebut, Pemkab Ngawi berharap mobilitas menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi semakin mudah dan aman. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar serta operasional sekolah. (And)

Like and Share
Tag: