Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono (Kanang) menyerahkan bantuan beras kepada warga saat kunjungan di Kecamatan Geneng, Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Komisi VI DPR RI meminta Perum Bulog memperkuat sinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), terutama dalam mendukung penyerapan hasil panen petani. Dukungan tersebut mencakup permodalan, sarana pengolahan, hingga penanganan hasil pertanian.
Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono atau Kanang mengatakan KDMP membutuhkan dukungan dari berbagai lembaga dan instansi agar dapat menjalankan fungsi yang telah direncanakan pemerintah.
“Jangan sampai program yang tengah dijalankan Presiden tidak ditindaklanjuti oleh jajaran yang ada di sampingnya. Karena itu, kami meminta Bulog untuk memperkuat dukungan terhadap KDMP, terutama dari sisi permodalan dan penanganan hasil panen,” kata Kanang.
Menurutnya, KDMP memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Selain menyalurkan sejumlah komoditas bersubsidi, koperasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi off-taker atau penyerap hasil panen petani.
Peran tersebut dinilai penting bagi Kabupaten Ngawi yang merupakan salah satu daerah penghasil padi. Kanang menilai keterbatasan sarana, prasarana, dan modal dapat menjadi kendala bagi KDMP dalam menyerap hasil panen secara optimal.
“Peran Bulog cukup vital untuk membantu penyerapan hasil pertanian masyarakat. KDMP ini bukan hanya sebagai penyalur komoditas bersubsidi, tetapi juga diharapkan menjadi off-taker hasil panen petani,” jelasnya.
Kanang menambahkan, kemampuan KDMP dalam menyerap gabah harus diikuti kesiapan sarana pengolahan dan dukungan permodalan. Sebab, penyerapan hasil panen membutuhkan fasilitas dan biaya operasional yang memadai.
“Seluruh tahapan dalam mendukung operasional KDMP membutuhkan dukungan permodalan dan sarana pengolahan yang tidak sedikit. Maka, kesiapan KDMP dalam menyerap gabah petani perlu diimbangi dengan dukungan dari pihak Bulog,” pungkas Kanang. (And)











