Beranda / BERITA / KESEHATAN / Musim Kemarau, Kasus ISPA di Ngawi Meningkat hingga 30 Persen

Musim Kemarau, Kasus ISPA di Ngawi Meningkat hingga 30 Persen

Tenaga kesehatan memeriksa pasien dengan keluhan ISPA di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Ngawi. (Dok. JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Ngawi mengalami peningkatan selama beberapa pekan terakhir. Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kenaikan kunjungan pasien dengan keluhan ISPA mencapai sekitar 20 hingga 30 persen.

Peningkatan tersebut terjadi di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang dan kondisi lingkungan yang lebih berdebu disebut menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi meningkatnya keluhan gangguan pernapasan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi dr. Heri Nurfahrudin mengatakan terdapat kecenderungan peningkatan kasus ISPA selama musim kemarau.

“Saat musim kemarau terdapat kecenderungan peningkatan kasus ISPA di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit. Peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan ISPA mencapai sekitar 20 hingga 30 persen,” ujar dr. Heri.

Keluhan pasien cukup beragam, di antaranya demam, nyeri saat menelan, sakit tenggorokan, nyeri otot, hingga tubuh terasa lemas.

Dr. Heri menjelaskan, ISPA umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan dapat menular dari satu orang ke orang lain. Masyarakat perlu mewaspadai apabila infeksi berkembang dan menyerang saluran pernapasan bagian bawah.

“ISPA sendiri disebabkan karena virus, sehingga bisa menular. Perlu diwaspadai jika infeksinya berkembang, karena dapat menyerang saluran pernapasan hingga mengakibatkan pneumonia,” jelasnya.

Untuk menekan risiko penularan, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Masyarakat juga perlu menjaga pola makan dengan gizi seimbang serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Selain itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih dan menggunakan masker, terutama ketika sedang sakit atau berada di lingkungan yang banyak debu.

Dinas Kesehatan berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dapat membantu menekan risiko penularan ISPA selama musim kemarau masih berlangsung. (And)

Like and Share
Tag: