Beranda / REGIONAL / Khofifah Tinjau Rekonstruksi Dua Jembatan Strategis di Pacitan, Perkuat Konektivitas Desa

Khofifah Tinjau Rekonstruksi Dua Jembatan Strategis di Pacitan, Perkuat Konektivitas Desa

Gubernur Jawa Timur meninjau progres rekonstruksi dua jembatan di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pacitan, Senin (22/12). (Dok.JurnalMesiaNusa)

Pacitan (JurnalMediaNusa) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau progres rekonstruksi dua jembatan di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pacitan, Senin (22/12). Peninjauan ini menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam memulihkan konektivitas masyarakat pascabencana, khususnya di wilayah pedesaan.

Dua jembatan yang ditinjau yakni Jembatan Lingkungan Dusun Kwaron dan Jembatan Dusun Tambaan. Keduanya memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas sosial dan ekonomi warga, terutama sektor pertanian.

Khofifah menegaskan bahwa konektivitas menjadi kunci utama pergerakan ekonomi desa. Oleh karena itu, Pemprov Jatim tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga memastikan kualitas dan kekuatan konstruksi jembatan agar aman dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari implementasi program Jatim Akses untuk memperkuat aksesibilitas hingga wilayah selatan Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur meninjau progres rekonstruksi dua jembatan di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pacitan, Senin (22/12). (Dok.JurnalMesiaNusa)

Untuk Jembatan Lingkungan Dusun Kwaron, pengerjaan dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025. Jembatan ini memiliki bentang 12 meter dan lebar 3 meter dengan konstruksi baja komposit, bernilai kontrak Rp561,7 juta dan ditargetkan selesai akhir Desember 2025.

Sementara itu, rekonstruksi Jembatan Dusun Tambaan dilaksanakan melalui pendanaan APBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 oleh BPBD Jatim senilai Rp271,7 juta. Jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 3 meter ini dirancang mampu menahan beban hingga 20 ton, sekaligus memulihkan akses sekitar 700 kepala keluarga yang sempat terputus akibat banjir pada Desember 2024.

Saat peninjauan, Khofifah menyampaikan bahwa jembatan Dusun Tambaan akan memperkuat distribusi hasil pertanian dan menggerakkan ekonomi desa. Progres pembangunannya kini telah mencapai sekitar 95 persen dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Desa Tambakrejo Arif Winarno mengapresiasi perhatian Pemprov Jatim. Ia menilai kedua jembatan tersebut sangat vital, baik sebagai akses antarpermukiman maupun jalur utama menuju area pertanian warga.(Red)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *