Beranda / PEMERINTAHAN / DESA / BUMDesa Karangtengah Prandon Bangun Kandang Sapi Komunal untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan Desa

BUMDesa Karangtengah Prandon Bangun Kandang Sapi Komunal untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan Desa

Progres pembangunan Kandang Sapi Komunal BUMDesa Harapan Masyarakat di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Prandon, Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) — Pemerintah Desa Karangtengah, Kecamatan Prandon, terus memacu ketahanan pangan dan ekonomi lokal lewat pembangunan Kandang Sapi Komunal yang dikelola BUMDesa Harapan Masyarakat. Proyek strategis yang didanai program Padat Karya Tunai Desa (PPKD) Bidang 4 ini diproyeksikan menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga.

Kandang sapi komunal ini dibangun sebagai upaya BUMDesa mengembangkan unit usaha peternakan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Fasilitas baru ini memungkinkan penggemukan sapi dikelola dengan standar yang lebih baik, termasuk penggunaan teknologi sederhana untuk manajemen pakan dan pengolahan limbah menjadi pupuk organik.

Pekerja desa mulai membangun Kandang Sapi Komunal BUMDesa Harapan Masyarakat di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Prandon, Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Kepala Desa Karangtengah Prandon, Katimin, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia menilai proyek ini sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, pembangunan Kandang Sapi BUMDesa Harapan Masyarakat sudah dimulai dan berjalan lancar. Ini lompatan besar bagi desa kami,” ujar Katimin penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran unit usaha ternak ini akan membuka peluang kerja bagi pemuda dan warga sekitar serta menjaga perputaran ekonomi desa. Hasil usaha nantinya akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan pembangunan desa.

Kepala Desa Karangtengah Prandon, Katimin saat memberikan keterangan terkait pembangunan Kandang Sapi BUMDesa Harapan Masyarakat. (Dok.JurnalMediaNusa)

Pelaksana PPKD Bidang 4, Yatman Widiyanto, memastikan seluruh proses pembangunan melibatkan tenaga kerja warga setempat sesuai prinsip pemberdayaan PPKD. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama.

“Seluruh material dan proses pengerjaan melibatkan warga Karangtengah Prandon. Kami pastikan dana desa kembali ke masyarakat dalam bentuk upah kerja,” jelas Yatman.

Ia menambahkan bahwa pembangunan kandang mengutamakan kualitas dan aspek ramah lingkungan agar ternak memperoleh tempat yang layak serta mendukung produktivitas BUMDesa.

BUMDesa Harapan Masyarakat menargetkan pasar lokal, khususnya kebutuhan daging menjelang hari-hari besar. Selain itu, kotoran sapi akan diolah melalui Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) menjadi pupuk organik berkualitas yang dapat dijual atau dibagikan kepada petani.

Dengan sinergi antara Pemerintah Desa, BUMDesa, PPKD, dan partisipasi masyarakat, Kandang Sapi Komunal Desa Karangtengah Prandon diyakini akan menjadi model kemandirian desa yang berkelanjutan. (Adv/DesaKarangtengah/Nof)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *