Petugas kepolisian mengevakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di dalam mobil Panti Asuhan Bina Insani, Ngawi, untuk mendapatkan penanganan medis. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan di dalam mobil milik Panti Asuhan Bina Insani, Senin (28/7/2026) dini hari.
Bayi tersebut ditemukan di bagian belakang mobil Toyota Kijang berwarna biru yang terparkir di halaman panti asuhan. Saat ditemukan, bayi hanya dibalut kain jilbab dan dimasukkan ke dalam tas kantong berwarna merah. Polisi menduga pelaku sengaja meninggalkan bayi tersebut.
Pengasuh Panti Asuhan Bina Insani, Mukhlis Subekti (32), mengatakan penemuan bayi bermula usai dirinya melaksanakan salat Subuh. Saat itu, ia mendengar suara tangisan bayi dari arah halaman panti.
“Selesai salat Subuh saya mendengar suara bayi menangis. Setelah saya cari sumber suaranya, ternyata berasal dari dalam mobil yang terparkir di halaman panti. Ketika pintu belakang saya buka, ada bayi laki-laki di dalam tas merah yang hanya dibungkus kain jilbab,” ujar Mukhlis.
Menurut Mukhlis, mobil tersebut setiap hari diparkir di halaman panti dalam kondisi tidak terkunci. Setelah memastikan ada bayi di dalam kendaraan, ia segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki tersebut. Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Bayi dalam kondisi sehat dan saat ini mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soeroto Ngawi,” kata AKP Jais.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki berat badan 2,7 kilogram dengan panjang tubuh 47 sentimeter. Kondisinya dilaporkan stabil dan masih menjalani perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki identitas pelaku yang diduga sengaja meninggalkan bayi tersebut. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang telah diamankan diharapkan dapat membantu mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut. (And)










