Gunernur Khofifah berinteraksi langsung dengan warga dan anak-anak terdampak gempa bumi di Manggarai Timur, NTT. (Dok.JurnalMediaNusa)
Manggarai Timur (JurnalMediaNusa) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi warga terdampak gempa bumi di pengungsian Benteng Jawa, Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah menyapa warga dan bermain ular tangga bersama anak-anak. Ia juga mendengarkan kebutuhan warga, termasuk perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak gempa.
“Kalau sudah waktunya masuk sekolah, anak-anak mungkin butuh tas dan sepatu. Tolong dikabarkan kepada saya. Nanti kita kirim tas dan sepatu untuk anak-anak sekolah di sini,” kata Khofifah.
Khofifah kemudian menemui para ibu dan lansia. Ia terharu saat mendengar cerita warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa. Ia meminta masyarakat tetap kuat dan berharap kondisi segera pulih.
Selain memberikan dukungan, Khofifah memastikan Pemprov Jatim akan menambah bantuan pangan berupa 5 ton beras yang dijadwalkan dikirim pada 26 Agustus 2026.
Sebelumnya, Pemprov Jatim telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dan dukungan CSR sebanyak 52,9 ton senilai Rp2,28 miliar. Bantuan mencakup pangan, obat-obatan, perlengkapan bayi dan anak, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, serta kompor.
Pemprov Jatim juga mengirim tenaga kesehatan dari RSUD Dr. Soetomo serta menyiapkan layanan dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak gempa.
“Pokoknya tetap sehat, kuat dan tetap semangat. Mudah-mudahan cepat bangkit semuanya. Ingat bahwa kita semua bersaudara, kalian tidak sendiri,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menyampaikan apresiasi atas perhatian Khofifah dan Pemprov Jatim yang dinilai memberikan semangat bagi warga terdampak bencana.(Red)










