Gubernur Khofifah dan Bupati Ony berfoto bersama penerima bantuan usai menyerahkan dana hibah dan bantuan sosial dalam kunjungan kerja di Pendopo Wedya Graha, Kabupaten Ngawi, Jumat (5/6/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) harus tepat sasaran agar mampu meningkatkan kesejahteraan buruh pabrik rokok.
Penegasan tersebut disampaikan Khofifah saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi dalam rangka penyaluran BLT DBHCHT di Pendopo Wedya Graha, Jumat (5/6/2026). Kehadirannya disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Ngawi, Forkopimda, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Program BLT DBHCHT merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor industri hasil tembakau. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban ekonomi para buruh pabrik rokok yang selama ini berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menekankan pentingnya pemanfaatan dana DBHCHT secara tepat guna dan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dukungan ekonomi bagi pekerja, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi industri hasil tembakau terhadap penerimaan daerah.

“Pemanfaatan DBHCHT ini harus tepat sasaran. Kami ingin memastikan bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan buruh pabrik rokok sekaligus sebagai apresiasi atas kontribusi sektor industri hasil tembakau terhadap perekonomian daerah,” ujar Khofifah.
Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, BLT DBHCHT juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis.
Pemerintah Kabupaten Ngawi memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Seluruh penerima manfaat telah melalui proses verifikasi dan validasi data guna menghindari tumpang tindih penerima bantuan.
Meski dihadiri peserta dalam jumlah besar, panitia tetap menerapkan prosedur pengamanan dan pengaturan kegiatan secara ketat guna menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan selama acara berlangsung.
Program BLT DBHCHT menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi pekerja sektor industri tembakau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah. (Saa)











