Beranda / BERITA / PERISTIWA / Polres Ngawi Ungkap 177 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 180 Tersangka Diamankan

Polres Ngawi Ungkap 177 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, 180 Tersangka Diamankan

Petugas Polres Ngawi menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan 177 kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026 saat konferensi pers di Mapolres Ngawi, Rabu (18/3/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Polres Ngawi mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026. Melalui operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil mengungkap 177 kasus penyakit masyarakat (pekat) yang selama ini meresahkan warga.

Kapolres Ngawi melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso menyampaikan, pengungkapan itu terungkap dalam konferensi pers di Media Center Humas Polres Ngawi, Rabu (18/3/2026). Selain itu, petugas juga mengamankan sebanyak 180 tersangka yang kini menjalani proses hukum lebih lanjut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari strategi penindakan yang terarah dan terukur di lapangan. Petugas menyisir sejumlah titik rawan secara intensif sehingga mampu menekan berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

Barang bukti ratusan botol minuman keras hasil Operasi Pekat Semeru 2026 yang diamankan Polres Ngawi dan ditampilkan saat konferensi pers. (Dok.JurnalMediaNusa)

“Tidak hanya memenuhi target operasi hingga 100 persen, personel juga mengembangkan kasus di luar target untuk menjaga keamanan wilayah,” ujar Kompol Rizki Santoso.

Dalam operasi ini, Polres Ngawi mencatat keberhasilan pengungkapan Target Operasi (TO) sebanyak 7 kasus atau 100 persen dari sasaran yang ditetapkan. Sementara itu, pengembangan Non-Target Operasi (Non-TO) menghasilkan 170 kasus tambahan.

Adapun jenis pelanggaran yang diungkap meliputi perjudian, peredaran minuman keras, hingga tindak asusila yang mengganggu ketertiban umum di wilayah Kabupaten Ngawi.

Di sisi lain, Polres Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, meski Operasi Pekat Semeru 2026 telah berakhir.(Saa)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *