Bupati Ony memberikan sambutan dalam peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H yang digelar Pemkab Ngawi melalui Bagian Kesra di Pendopo Wedya Graha, Senin (9/3/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Pemerintah Kabupaten Ngawi memanfaatkan momentum Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah untuk memperkuat pembinaan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tersebut berlangsung di Pendopo Wedya Graha, Senin (9/3/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan daerah serta ASN di lingkungan Pemkab Ngawi.
Melalui peringatan turunnya Al-Qur’an ini, Pemkab Ngawi mendorong aparatur pemerintah tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an relevan menjadi pedoman dalam tata kelola pemerintahan. Ia menilai prinsip kejujuran, tanggung jawab, dan dedikasi yang diajarkan Al-Qur’an harus tercermin dalam sikap dan etika kerja ASN.

“Momentum Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bagi ASN agar menjadikan nilai kejujuran dan dedikasi sebagai dasar dalam bekerja serta melayani masyarakat,” ujar Ony.
Selain sambutan kepala daerah, kegiatan juga diisi tausiah oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Amnaniyah 2 Bangun, Karangjati, KH Taufik Nur Azis. Dalam ceramahnya, ia mengulas sejarah turunnya Al-Qur’an sekaligus menjelaskan bagaimana kitab suci tersebut mampu membentuk peradaban manusia.
Menurutnya, Al-Qur’an mengajarkan nilai akhlak, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial yang penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja pemerintahan.
“Al-Qur’an bukan hanya pedoman ibadah, tetapi juga tuntunan dalam membangun akhlak dan memperkuat hubungan sosial antarmanusia,” jelas KH Taufik.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Pemkab Ngawi Ahmad Roy Rozano menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an menjadi agenda rutin setiap Ramadan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual ASN.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran aparatur pemerintah untuk bekerja secara profesional sekaligus berlandaskan nilai-nilai moral.
“Melalui kegiatan ini kami berharap ASN semakin memperkuat integritas dan etos kerja dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Roy.(Rek)









