Pasar Kendal, Kecamatan Kendal, setelah direvitalisasi tampak bersih dan nyaman. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Pemerintah Kabupaten Ngawi merampungkan revitalisasi Pasar Kendal, Kecamatan Kendal, pada akhir 2025. Menyusul penyelesaian tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur kecamatan, dan pemerintah desa setempat, turun langsung menemui para pedagang untuk memberikan sosialisasi sekaligus arahan pemanfaatan pasar baru, Jumat (19/12/2025).
Dalam pertemuan itu, Bupati Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa revitalisasi Pasar Kendal menjadi bagian dari komitmen Pemkab Ngawi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong kehadiran pasar tradisional yang representatif, sehat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Pasar daerah harus berfungsi optimal. Pasar harus mampu memfasilitasi pedagang dengan baik sekaligus memberikan kenyamanan bagi pembeli,” ujar Ony Anwar Harsono.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa revitalisasi Pasar Kendal menghadirkan sejumlah perubahan signifikan. Pemerintah memperbarui lantai pasar dengan keramik, meninggikan bangunan hingga 12 meter untuk mendukung sirkulasi udara, serta menata atap agar lebih aman dan sehat. Menurutnya, desain pasar yang lebih terbuka dan lega tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mendukung kesehatan pedagang dan pengunjung.

Dengan kondisi tersebut, Ony Anwar Harsono optimistis jumlah pengunjung pasar akan meningkat. Dampaknya, lanjut dia, para pedagang berpeluang memperoleh omzet yang lebih baik dan kesejahteraan yang meningkat.
“Pasarnya sudah bagus. Insyaallah rezekinya tambah banyak dan barokah,” ucapnya, yang disambut antusias para pedagang.
Selain membahas fasilitas, Bupati juga menekankan pentingnya ketertiban dan kepatuhan terhadap penataan zonasi dagangan. Pemerintah mengatur penempatan los dan kios serta pengelompokan jenis dagangan, mulai dari sayur, daging, ayam, hingga pakaian. Langkah ini bertujuan menciptakan pasar yang rapi, bersih, dan mudah diakses oleh pembeli.
Di sisi lain, revitalisasi Pasar Kendal turut memperhatikan aspek lalu lintas dan parkir. Pemerintah memundurkan bangunan pasar sekitar delapan meter dari badan jalan. Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi kemacetan, menyediakan area parkir, serta memperlancar arus lalu lintas di depan pasar.
“Kesan sempit dan sumpek sudah tidak ada. Sekarang pasar lebih lega, sirkulasinya baik, dan tidak mengganggu jalan,” jelas Ony Anwar Harsono.
Menutup kegiatan sosialisasi, Bupati Ngawi mengajak seluruh pedagang untuk menjaga kebersamaan, ketertiban, dan kerukunan dalam menjalankan aktivitas perdagangan. Ia menegaskan bahwa niat baik yang dijalankan secara guyub dan rukun akan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Kegiatan sosialisasi tersebut diakhiri dengan doa dan tasyakuran bersama sebagai ungkapan rasa syukur, sekaligus harapan agar Pasar Kendal tumbuh menjadi pusat ekonomi kerakyatan yang maju, tertib, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Kendal. (Rek)










