Beranda / PEMERINTAHAN / INSTANSI / DLH Ngawi Gencarkan Pruning Pohon di Jalur Rawan untuk Cegah Tumbang Saat Musim Hujan

DLH Ngawi Gencarkan Pruning Pohon di Jalur Rawan untuk Cegah Tumbang Saat Musim Hujan

Petugas melakukan pemangkasan pohon di salah satu ruas jalan Kota Ngawi untuk mencegah potensi bahaya saat musim hujan. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) — Memasuki musim hujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi makin gencar melakukan pruning atau pemangkasan pohon di sejumlah titik rawan. Aktivitas ini berlangsung di beberapa ruas utama seperti Jl. Tengku Umar, Jl. Diponegoro, dan Jl. Sukowati sebagai langkah pencegahan pohon tumbang, menjaga keselamatan pengguna jalan, serta menghindari gangguan pada jaringan listrik.

Kepala DLH Ngawi, Dodi Aprilasetia, menegaskan bahwa pemangkasan berlangsung rutin dan bertahap, terutama di lokasi yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Kepala DLH Ngawi, Dodi Aprilasetia, memberikan keterangan terkait kegiatan Pruning Pohon. (Dok.JurnalMediaNusa)

“Setiap memasuki musim hujan, potensi pohon tumbang meningkat. Karena itu kami melakukan pemangkasan berkala di jalur protokol agar masyarakat merasa aman saat melintas. Apalagi banyak pohon tua yang rantingnya mulai rapuh atau menjuntai dekat kabel listrik, ini harus segera ditangani,” ujar Dodi saat ditemui di ruang kerjanya, (05/11).

Untuk memastikan keamanan, DLH Ngawi menggandeng Koramil Ngawi serta PLN dalam pemangkasan yang berlangsung di dekat jaringan listrik. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan meminimalkan risiko korsleting akibat ranting yang menyentuh kabel.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Ngawi, Yosef Danni Kurniawan, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada mitigasi bahaya, tetapi juga menjaga estetika kota.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Ngawi, Yosef Danni Kurniawan. (Dok.JurnalMediaNusa)

“Kami ingin kota tetap rapi dan nyaman. Pohon itu penting untuk ruang hijau, tetapi harus dirawat agar tidak membahayakan. Pruning ini memakai teknik yang tetap menjaga kesehatan pohon, bukan asal tebang,” jelasnya.

Yosef juga menyebutkan bahwa sejumlah lokasi sudah menjalani pemangkasan pada awal musim hujan, terutama pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

DLH Ngawi memastikan kegiatan pruning akan terus berjalan hingga seluruh jalur rawan tertangani. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan pohon yang tampak berbahaya atau mengganggu jaringan listrik di lingkungan mereka.(Adv/DLHNgawi/Rek)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *