Pelatihan pembuatan kue berbahan dasar labu kuning bagi pelaku UMKM dan anggota PKK di Kantor Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Selasa (19/5/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Aroma kue berbahan labu kuning memenuhi Kantor Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, saat puluhan peserta mengikuti pelatihan pembuatan kue bagi pelaku UMKM dan anggota PKK, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 35 peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan, mulai dari pengolahan bahan dasar hingga proses penyajian kue yang memiliki nilai jual ekonomi. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Desa Begal dalam mendorong pelaku UMKM agar lebih kreatif memanfaatkan potensi pangan lokal.

Kepala Desa Begal, Yusuf Setyono, mengatakan labu kuning dipilih karena mudah diperoleh masyarakat serta memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk kuliner rumahan.
“Potensi bahan lokal seperti labu kuning harus dimanfaatkan maksimal. Kami ingin masyarakat tidak hanya bisa membuat, tetapi juga mampu menjadikannya peluang usaha,” ujarnya.
Dalam pelatihan itu, peserta mendapat pendampingan langsung terkait teknik pembuatan kue, pengolahan adonan, hingga tips pengemasan produk agar lebih menarik di pasaran. Suasana pelatihan berlangsung meriah karena para peserta aktif berdiskusi dan mencoba berbagai kreasi olahan labu kuning.
Anggota PKK Desa Begal yang turut hadir juga memberi dukungan terhadap pengembangan UMKM berbasis rumah tangga. Selain menambah keterampilan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga dan membuka peluang usaha baru bagi warga desa.
Pemerintah Desa Begal berharap pelatihan semacam ini dapat terus berlanjut sehingga produk olahan lokal dari masyarakat memiliki daya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas.(Adv/DesaBegal/Red)











