Salah satu titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terpasang di ruas jalan Kabupaten Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,7 miliar untuk pemasangan 260 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah wilayah pada 2026.
Pemasangan PJU tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan penerangan untuk mendukung aksesibilitas sekaligus meningkatkan keamanan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ngawi Agus Sutopo mengatakan penentuan lokasi pemasangan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Sejumlah titik berada di jalur menuju lahan pertanian, pasar, sekolah, tempat wisata, serta kawasan yang dinilai rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.
“Pemasangan PJU ini untuk mendukung aksesibilitas masyarakat. Titik-titik yang dipilih merupakan lokasi prioritas, seperti akses menuju lahan pertanian, pasar, sekolah, tempat wisata, serta kawasan rawan kecelakaan dan kejahatan,” ujar Agus.
Menurut Agus, proyek pemasangan 260 titik PJU saat ini masih dalam proses lelang. Pemkab Ngawi menargetkan pekerjaan fisik mulai dilaksanakan pada awal Oktober 2026.
“Saat ini masih dalam proses lelang. Kami berharap awal bulan depan sudah bisa dilakukan pengerjaan,” katanya.
Setelah pekerjaan dimulai, pemasangan seluruh titik PJU diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 75 hari. Pemkab Ngawi berharap proyek tersebut dapat segera terealisasi sehingga penerangan di sejumlah jalur prioritas bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Untuk pengerjaannya diperkirakan sekitar 75 hari. Harapannya bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.(And)











