Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Tim Manager Bos Kabupaten Ngawi menjadi narasumber dalam Monev BOSP 2025. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Keuangan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung selama hampir dua pekan, mulai Senin hingga Sabtu, 28 Juli–8 Agustus 2025, di Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan se-Kabupaten Ngawi.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan fokus mengevaluasi pertanggungjawaban serta pelaporan keuangan BOSP Semester I Tahun Anggaran 2025. Selain itu, forum ini menjadi ruang koordinasi lintas satuan pendidikan untuk memastikan pengelolaan dana BOSP berjalan sesuai ketentuan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Fachrudin, menegaskan bahwa Monev BOSP menjadi instrumen penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan sekolah. Menurutnya, evaluasi rutin mampu meminimalkan kesalahan administrasi sekaligus memperkuat pemahaman pengelola sekolah terhadap regulasi BOSP.
“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan setiap sekolah mampu mengelola dan melaporkan dana BOSP secara tertib, tepat waktu, dan sesuai aturan,” ujar Fachrudin saat memberikan arahan.
Senada dengan itu, Tim Manajer BOS Kabupaten Ngawi, Deffin Riskya Galegsa, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan dan pemetaan persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan BOSP. Dengan demikian, sekolah dapat segera menyepakati strategi penyelesaian masalah sebelum memasuki semester berikutnya.

Kegiatan Monev BOSP 2025 ini diikuti oleh 891 peserta yang terdiri dari unsur Koordinator Wilayah (Korwil), kepala sekolah, bendahara, serta operator SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Ngawi. Seluruh peserta mengikuti rangkaian evaluasi sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai setiap harinya.
Melalui forum ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi menargetkan tersampaikannya progres pelaporan keuangan BOSP Tahun 2025, terlaksananya evaluasi pertanggungjawaban secara menyeluruh, serta tercapainya kesepakatan strategi pelaksanaan BOSP yang lebih efektif dan akuntabel ke depan.
Dengan adanya Monev ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan dana BOSP di Kabupaten Ngawi semakin profesional, transparan, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan.(Adv/DinasPdanKNgawi/Rek)










