Beranda / BERITA / PERISTIWA / Disangka Meninggal, Kakek di Ngawi Selamat Setelah Tercebur ke Sumur Sedalam 5 Meter

Disangka Meninggal, Kakek di Ngawi Selamat Setelah Tercebur ke Sumur Sedalam 5 Meter

Petugas SAR dan Damkar mengevakuasi seorang kakek yang tercebur ke dalam sumur sedalam lima meter di area persawahan Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Seorang kakek berusia 65 tahun di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, selamat setelah tercebur ke dalam sumur sedalam lima meter di area persawahan Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Jumat (16/1/2026). Warga sebelumnya sempat mengira korban meninggal dunia karena hilang sejak malam sebelumnya.

Korban bernama Harjo Suwito (65), warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron. Keluarga melaporkan Harjo tidak pulang sejak Kamis malam (15/1/2026). Menyikapi laporan tersebut, warga bersama perangkat desa langsung melakukan pencarian di sekitar kampung dan area persawahan.

Kepala Desa Kedungputri, Tri Wahyudiono, menjelaskan warga telah menyisir sejumlah lokasi sejak malam hari. Namun, pencarian awal belum membuahkan hasil hingga akhirnya warga menemukan pakaian korban di persawahan Desa Tepas pada Jumat siang.

Petugas gabungan bersama warga mengevakuasi korban dari dalam sumur sedalam lima meter di area persawahan Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

“Korban dilaporkan hilang sejak Kamis malam. Warga melakukan pencarian dan menemukan pakaian korban di area persawahan Desa Tepas,” ujar Tri Wahyudiono.

Penemuan pakaian tersebut memicu kecurigaan warga. Selanjutnya, warga memeriksa sebuah sumur di lokasi persawahan. Saat melihat ke dalam sumur sedalam sekitar lima meter, warga terkejut karena mendapati korban berada di dasar sumur. Kondisi korban saat itu membuat warga mengira ia sudah meninggal.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Kapolsek Geneng, AKP Haris Sunarto, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama tim SAR dan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.

“Sekitar pukul 10.00 WIB kami menerima laporan. Korban ditemukan di dalam sumur sedalam lima meter. Setelah dievakuasi oleh tim gabungan, korban ternyata masih hidup,” jelas AKP Haris Sunarto.

Petugas berhasil mengangkat korban dari dalam sumur dalam kondisi lemas dan mengalami sejumlah luka lebam. Dugaan sementara, luka tersebut akibat benturan saat korban terjatuh ke dalam sumur.

Usai proses evakuasi, petugas membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak kepolisian menyebut korban berpotensi dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya masih sangat lemah.

“Setelah evakuasi, korban langsung kami bawa ke klinik. Kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, kepolisian menduga korban berada dalam kondisi linglung sehingga tidak menyadari keberadaannya di area persawahan hingga akhirnya tercebur ke dalam sumur. Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.(And)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *