Ilustrasi program layanan air minum gratis yang digagas Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, dengan target distribusi 1,5 liter per hari untuk 600 ribu warga. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memaparkan rencana ambisius Pemkab Ngawi menghadirkan layanan air minum gratis bagi masyarakat. Pemerintah menargetkan distribusi 1,5 liter air minum per hari untuk setiap warga atau setara dengan 600 ribu jiwa.
Ony menyebut program ini membutuhkan anggaran Rp12 hingga Rp15 miliar per tahun. Menurutnya, rencana tersebut realistis jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) mampu menembus Rp1 triliun.
“Kalau dihitung, kebutuhan anggarannya sekitar Rp12 hingga Rp15 miliar per tahun. Ini sangat mungkin jika PAD bisa kita genjot hingga Rp1 triliun,” ujar Ony, Jumat (29/8/2025) saat ditemui wartawan.
Pemkab menyiapkan strategi distribusi melalui 13 titik sumber air. Air diangkut menggunakan truk tangki menuju desa-desa, lalu diproses di fasilitas pengolahan dan dispenser air minum isi ulang yang tersedia di setiap desa. Setelah melalui pengolahan, air dikemas dalam galon dan dibagikan langsung ke warga. Program ini juga melibatkan PDAM sebagai mitra utama.

Ony menegaskan, layanan gratis tersebut tidak akan mematikan usaha pedagang air minum isi ulang. Air minum gratis hanya berlaku untuk kebutuhan pokok sebanyak 1,5 liter per orang per hari, sedangkan kebutuhan lain seperti memasak atau mandi tetap harus dibeli masyarakat.
“Kami hanya gratiskan 1,5 liter per hari untuk kebutuhan minum. Untuk memasak atau mandi, masyarakat tetap membeli seperti biasa,” tegasnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Ngawi meningkatkan pelayanan dasar sekaligus kesejahteraan masyarakat, dengan tetap menjaga keberlangsungan ekonomi lokal. (Er)










