Beranda / BERITA / PERISTIWA / Bus PO William Tabrak Belakang Truk Kontainer di Tol Ngawi, Tujuh Orang Luka

Bus PO William Tabrak Belakang Truk Kontainer di Tol Ngawi, Tujuh Orang Luka

Petugas kepolisian memeriksa bus PO William bernopol B 7445 VGA yang ringsek setelah menabrak belakang truk kontainer di Tol Solo-Ngawi KM 582, Desa Klitik, Geneng, Ngawi, Jumat (9/10/2026). (Dok. JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) — Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus PO William dan truk kontainer terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi Kilometer 582, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (9/10/2026) pagi. Sedikitnya tujuh orang, termasuk sopir dan kru bus, mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit At-Tin Husada Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.

Rekaman kamera yang terpasang di bagian belakang truk kontainer memperlihatkan bus melaju dari arah Solo menuju Surabaya melalui jalur lambat. Bus kemudian menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.

Benturan tersebut mengakibatkan bagian depan kiri bus PO William bernomor polisi B 7445 VGA mengalami kerusakan cukup parah.

Sopir bus, Amroji (44), warga Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengatakan kendaraannya mengangkut sekitar 20 penumpang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Denpasar, Bali.

Amroji mengaku hendak mengambil buah yang berada di bawah kemudi ketika bus mendekati lokasi kejadian. Saat itu, truk kontainer berada di depannya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Saya hendak mengambil buah yang berada di bawah kemudi. Saat itu, truk kontainer berada di depan dan karena jarak sudah dekat, tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar Amroji.

Sementara itu, sopir truk kontainer, Suhariyadi (43), warga Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengatakan kendaraannya ditabrak dari belakang ketika melaju di jalur lambat.

Truk bernomor polisi B 9050 SEA tersebut mengangkut bahan popok bayi dari Cilegon menuju Mojokerto.

“Saya ditabrak dari belakang saat berada di jalur lambat,” kata Suhariyadi.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kecelakaan.

Hingga kini, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi masih menangani kasus tersebut. Polisi melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan tol agar tetap berkonsentrasi selama berkendara, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. (And)

Like and Share
Tag: