Beranda / BERITA / PERISTIWA / Truk Pengangkut Tebu Tabrak Sepeda Motor di Ngawi, Remaja 15 Tahun Tewas

Truk Pengangkut Tebu Tabrak Sepeda Motor di Ngawi, Remaja 15 Tahun Tewas

Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut tebu dan sepeda motor di Jalan Raya Kwadungan, Kabupaten Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (29/6/2026). Sebuah truk pengangkut tebu menabrak sepeda motor dari arah belakang hingga mengakibatkan seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban meninggal diketahui bernama Farhan Zaki (15), warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Sementara pengendara sepeda motor, Ichwan Arimahmudi (28) yang merupakan paman korban, mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda bernomor polisi S 5934 JM yang dikendarai Ichwan dengan membonceng Farhan melaju dari arah barat menuju timur. Dari arah yang sama, truk pengangkut tebu bernomor polisi AE 8421 UJ yang dikemudikan Hendra Joko Susilo, warga Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, melaju di belakang sepeda motor tersebut.

Diduga sopir truk kurang berhati-hati dan tidak menjaga jarak aman sehingga menabrak sepeda motor di depannya. Akibat benturan tersebut, kedua korban terjatuh ke badan jalan. Farhan mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Ichwan mengalami luka-luka.

Kerabat korban, Syahrial Dwi, mengatakan rombongan mereka baru saja berkunjung ke rumah keluarga di Ngawi dan hendak melanjutkan perjalanan menuju Kediri. Rombongan terdiri dari empat sepeda motor, dan dirinya berada tepat di belakang truk saat kecelakaan terjadi.

“Kami habis dari rumah saudara di Ngawi dan mau melanjutkan perjalanan ke Kediri. Rombongan ada empat motor. Posisi saya tepat di belakang truk, jadi saya melihat langsung saat truk menabrak motor yang ditumpangi saudara saya dari belakang,” ujarnya.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka mendapat perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.

Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan sopir truk beserta kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan awal mengarah pada kelalaian sopir truk yang tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (And)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *