Petugas kepolisian memeriksa minibus rombongan calon pengantin yang mengalami kerusakan parah usai terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi–Caruban, Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kamis (2/4/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Kecelakaan beruntun melibatkan minibus rombongan calon pengantin, truk boks, dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Ngawi–Caruban, tepatnya di Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Kamis siang (2/4/2026). Akibat kejadian tersebut, lima orang mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa bermula saat minibus bernomor polisi K 7219 LA yang mengangkut rombongan calon pengantin asal Pati, Jawa Tengah, melaju dari arah Ngawi menuju Caruban. Sopir minibus, Tresno Widianto (43), diduga berupaya menyalip kendaraan di depannya.
Namun, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain. Sopir kemudian menghindar dengan membanting setir ke kiri hingga menabrak bagian belakang truk boks ekspedisi bernomor polisi B 9530 UEY yang dikemudikan Nurudin (52), warga Sleman.
Selanjutnya, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AE 6198 JAG yang berada di belakang minibus tidak sempat menghindar. Pengendara motor, Nafiul Fahmi (22), warga Saradan, Madiun, akhirnya ikut menabrak kendaraan di depannya.
Berdasarkan rekaman video amatir warga, bagian depan minibus mengalami kerusakan parah. Sopir bahkan sempat terjepit di dalam kabin sebelum warga berhasil mengevakuasinya.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir minibus, sejumlah penumpang, serta pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Petugas segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah satu penumpang, Rizki Putra, yang duduk di kursi depan, menyebut insiden berlangsung cepat. Saat itu, kendaraan mencoba menyalip dari kanan, namun kondisi lalu lintas dari arah depan membuat sopir langsung menghindar ke kiri.
“Mobil mau menyalip, tapi dari depan ada kendaraan. Sopir langsung banting setir ke kiri dan menabrak truk. Motor di belakang juga ikut menabrak,” ujar Rizki.
Sementara itu, sopir truk boks, Nurudin, menyatakan kendaraannya melaju normal sebelum tertabrak dari belakang.
Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kurangnya kehati-hatian sopir minibus saat memperhatikan arus lalu lintas ketika hendak menyalip.
Kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi menangani kasus tersebut. Petugas mengamankan tiga kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (And)










