Beranda / REGIONAL / NTP Jawa Timur Tertinggi di Pulau Jawa, Program Jatim Agro Dorong Kesejahteraan Petani

NTP Jawa Timur Tertinggi di Pulau Jawa, Program Jatim Agro Dorong Kesejahteraan Petani

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menampilkan capaian Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur tertinggi di Pulau Jawa pada Desember 2025. (Dok.JurnalMediaNusa)

Surabaya (JurnalMediaNusa) – Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur pada Desember 2025 mencatatkan kinerja terbaik sepanjang tahun sekaligus menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai capaian ini sebagai bukti konkret keberhasilan Program Jatim Agro dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan NTP Jawa Timur mencapai 118,96 pada Desember 2025. Angka tersebut mencerminkan menguatnya daya beli petani. Selain itu, Jawa Timur mencatat kenaikan NTP sebesar 3,95 persen, tertinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa.

“Capaian NTP Desember ini menjadi yang tertinggi sepanjang 2025 dan juga tertinggi di Pulau Jawa. Artinya, pendapatan petani terus meningkat dan kesejahteraan semakin membaik,” ujar Khofifah di Surabaya.

Khofifah menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara konsisten mendorong penguatan sektor pertanian melalui Program Jatim Agro. Program ini fokus menjaga stabilitas harga hasil pertanian, meningkatkan produktivitas, serta melindungi petani dari lonjakan harga input produksi.

Pemprov Jatim juga mengintervensi sektor pertanian secara terintegrasi, mulai dari penguatan produksi hulu, perbaikan tata niaga, hingga pengendalian inflasi pangan di daerah.

“Kami memperkuat produksi melalui bantuan alat dan mesin pertanian, penguatan kelembagaan petani, asuransi pertanian, serta pengembangan hilirisasi agro agar nilai tambah langsung dirasakan petani,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa tingginya NTP memperkuat posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional dan menunjukkan sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian daerah.

Ke depan, Pemprov Jatim akan terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga tren positif NTP dan meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(Red)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *