Beranda / REGIONAL / Khofifah Ucapkan Selamat KH Mutawakkil Alallah, Tegaskan Sinergi Ulama–Umara Kunci Kemaslahatan Umat

Khofifah Ucapkan Selamat KH Mutawakkil Alallah, Tegaskan Sinergi Ulama–Umara Kunci Kemaslahatan Umat

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan Ketua Umum MUI Jatim KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah usai pembukaan Musda XI MUI Jawa Timur di Surabaya. (Dok.JurnalMediaNusa)

Surabaya (JurnalMediaNusa) — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat kepada KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah yang kembali terpilih sebagai Ketua MUI Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Jatim. Musda bertema “Memperkuat Sinergi Ulama–Umara untuk Kemaslahatan Umat” itu berlangsung di Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya, Jumat (26/12).

Khofifah menegaskan, dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan global menuntut kolaborasi yang harmonis dan berkelanjutan antara ulama dan umara. Menurutnya, ulama berperan menjaga moral dan memberi pencerahan, sementara umara bertanggung jawab merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan umat.

“Ketika ulama dan umara berjalan seiring, pembangunan tidak hanya maju secara material. Tetapi juga kokoh secara spiritual dan sosial,” kata Khofifah.

Ia menilai Musda XI MUI Jatim sebagai forum strategis umat, untuk merumuskan arah perjuangan, memperkuat peran keumatan, serta menjaga akidah, akhlak, dan persatuan bangsa. Dari forum tersebut, Khofifah berharap lahir kepemimpinan amanah dan program kerja yang adaptif serta responsif terhadap kebutuhan umat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua Umum MUI Jatim KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dan jajaran pengurus MUI berfoto bersama. (Dok.JurnalMediaNusa)

Khofifah memaparkan peluang strategis tahun 2026, antara lain rencana swasembada gula putih. Dan penguatan swasembada beras dengan Jawa Timur sebagai kontributor terbesar. Pemerintah juga menyiapkan ground breaking Grand Parent Stock ayam petelur dan pedaging di Malang. Selain itu juga pengadaan sapi perah senilai Rp2,4 triliun untuk masyarakat Jawa Timur. Program-program itu, menurutnya, perlu ditangkap MUI kabupaten/kota agar sejalan dengan tema sinergi ulama–umara.

Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar menyoroti ketergantungan Indonesia pada sektor strategis global, mulai dari ekonomi hingga teknologi digital. Ia menekankan peran ulama tidak hanya sebagai penjaga moral, tetapi juga agen pencerahan yang mendorong kemandirian umat.

“Sinergi ulama, intelektual, dan pengusaha muslim menjadi keniscayaan agar program yang dirumuskan berubah menjadi aksi nyata,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah bersama Ketua Umum MUI Jatim menyerahkan penghargaan MUI tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, jajaran Forkopimda, pengurus MUI Jatim, serta kepala perangkat daerah Pemprov Jawa Timur turut hadir.(Red)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *