Kondisi kabin truk ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun, terlihat sejumlah rekan supir membantu mengevakuasi korban. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk bermuatan tebu terjadi di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu malam (30/8/2026). Dalam peristiwa tersebut, seorang sopir sempat terjepit di dalam kabin yang ringsek dan mengalami luka pada bagian kaki.
Korban diketahui bernama Wahyu Widodo (31), warga Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Ia merupakan sopir truk bernomor polisi K 9748 EP yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Peristiwa bermula ketika tiga truk bermuatan tebu melaju beriringan dari arah Ngawi menuju Maospati. Truk paling depan bernomor polisi AD 9814 AF yang dikemudikan Sunaryo (45), warga Kayutrejo, Kecamatan Widodaren, Ngawi, mengurangi kecepatan karena terdapat kendaraan yang hendak menyeberang.
Pada saat bersamaan, truk K 9748 EP yang dikemudikan Wahyu Widodo melaju dari arah yang sama. Wahyu diduga tidak sempat menghindar hingga menabrak bagian belakang truk di depannya.
Benturan tersebut kemudian diikuti truk bernomor polisi AA 8260 NG yang dikemudikan Arif Setyo Wibowo (25), warga Karanganyar. Truk tersebut juga menabrak bagian belakang kendaraan di depannya hingga terjadi tabrakan beruntun.
Akibat kerasnya benturan, kabin truk yang dikemudikan Wahyu mengalami kerusakan cukup parah. Sang sopir pun sempat terjepit di dalam kabin.
Sejumlah rekan sesama sopir yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya mengevakuasi korban. Mereka menarik bagian kendaraan menggunakan truk lain hingga Wahyu berhasil dikeluarkan dari kabin.
Setelah berhasil dievakuasi, Wahyu langsung dibawa ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis. Ia mengalami luka pada bagian kaki.
Wahyu mengatakan, kecelakaan terjadi setelah truk yang berada di depannya tiba-tiba mengurangi kecepatan atau melakukan pengereman.
“Truk di depan saya tiba-tiba rem mendadak. Saya tidak sempat menghindar, akhirnya menabrak. Setelah itu truk yang di belakang saya juga ikut menabrak,” ujar Wahyu Widodo.
Ia menambahkan, dirinya sempat terjepit di dalam kabin akibat benturan sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh rekan-rekannya.
Pasca kecelakaan, ketiga truk mengalami kerusakan. Posisi kendaraan yang berada di tengah badan jalan juga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Ngawi menuju Maospati mengalami kemacetan. Kepadatan juga terjadi pada jalur dari arah sebaliknya.
Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi sekaligus mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan pendataan untuk mengetahui kronologi serta penyebab pasti kecelakaan. (And)










