Petugas Polsek Ngawi Kota bersama warga menenangkan remaja putri yang diselamatkan dari percobaan bunuh diri di Jembatan Dungus Lama, sebelum dilakukan pendampingan lebih lanjut di kantor polisi. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Aksi penyelamatan dramatis terjadi di Jembatan Dungus Lama, Desa Karangsari, Kecamatan Ngawi, Minggu (7/12/2025) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Anggota Polsek Ngawi Kota Polres Ngawi bersama warga bergerak cepat menyelamatkan seorang remaja putri yang nekat mencoba mengakhiri hidupnya.
Ketegangan muncul ketika Hari Sucipto (49), warga Dusun Dungus, melihat seorang remaja berdiri di atas pagar jembatan dan bersiap melompat. Sontak, Sucipto dan warga lain lari menghampiri dan mencegah aksi berbahaya itu.
Begitu menerima laporan warga, Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro bersama anggota Polsek, Unit Identifikasi, dan tim Polisi Sigap Polres Ngawi langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Remaja berinisial N (15) tampak sangat emosional. Petugas kemudian mengevakuasinya dan membawanya ke Polsek Ngawi Kota agar mendapat pendampingan lebih lanjut.
Hasil identifikasi mengungkap kondisi psikologis N yang sedang tertekan. Sang ibu menyampaikan bahwa N sebelumnya berselisih dengan keluarga. Remaja itu bahkan pergi dari rumah selama tiga hari dan bekerja di sebuah warung. Setelah dipanggil pulang, dimarahi, dan ponselnya disita, tekanan emosional N meningkat hingga memicu percobaan bunuh diri.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa kejadian ini menjadi alarm serius terkait masalah psikologis dan sosial pada remaja.
“Percobaan bunuh diri pada anak maupun remaja menunjukkan adanya persoalan psikologis dan sosial yang perlu kita tangani bersama. Orang tua perlu memberikan pendampingan yang lebih intensif,” ujar AKBP Charles P. Tampubolon, Senin (8/12/2025).
AKBP Charles juga memastikan Polres Ngawi terus meningkatkan langkah pencegahan dan respons cepat untuk menghadapi kasus sensitif seperti ini. Ia menekankan bahwa peran keluarga dan lingkungan memegang kunci penting dalam menjaga kesehatan mental generasi muda. (Saa)










