Kondisi atap rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Ngawi, rusak usai diterjang angin puting beliung, Senin petang. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Angin puting beliung menerjang Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin petang. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 45 rumah warga di dua Rukun Tetangga (RT) mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi.
Peristiwa itu terjadi saat hujan gerimis mengguyur wilayah setempat. Sebelumnya, warga melihat pusaran angin di langit yang oleh masyarakat dikenal dengan istilah “cleret tahun”. Tak berselang lama, angin kencang datang dan menyapu permukiman warga.
Perangkat Desa Tambakromo, Hari Mahmudi, menjelaskan bahwa sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang beterbangan akibat terjangan angin puting beliung.
“Warga lebih dulu melihat pusaran angin di atas. Setelah itu, angin kencang langsung menerjang dan merusak atap rumah. Total ada 45 rumah di dua RT yang terdampak,” kata Hari Mahmudi.
Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Beberapa pohon bahkan menimpa rumah dan kandang ternak milik warga. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Saat angin menerjang, warga langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan menghindari potensi tertimpa bangunan atau pohon tumbang.
Hingga kini, petugas BPBD Kabupaten Ngawi bersama unsur TNI dan Polri masih melakukan pendataan serta inventarisasi kerusakan. Sementara itu, warga diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.(And)









