Sebanyak 228 PNS Formasi 2024 mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan penyerahan SK pengangkatan di Pendopo Wedya Graha, Kabupaten Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Pemerintah Kabupaten Ngawi resmi melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada 228 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang berlangsung di Pendopo Wedya Graha, Rabu (5/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Ngawi dalam memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN), sekaligus mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di berbagai instansi.
Kegiatan yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ngawi itu dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Bupati Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pencapaian, tetapi awal pengabdian kepada masyarakat, daerah, dan negara.

“Pengangkatan status menjadi Pegawai Negeri Sipil ini merupakan awal dari dedikasi yang sesungguhnya bagi daerah dan bangsa. Saya meminta seluruh ASN yang baru dilantik untuk senantiasa memegang teguh integritas, menegakkan disiplin, serta menjunjung tinggi etika birokrasi,” ujar Ony.
Selain itu, Ony meminta para ASN baru tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini menuntut aparatur yang mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai empati dan profesionalisme.
Dengan bergabungnya 228 PNS Formasi 2024, Pemkab Ngawi berharap kinerja birokrasi semakin kuat dan efektif dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Kehadiran aparatur baru juga diharapkan mampu mempercepat transformasi pemerintahan berbasis digital serta menghadirkan pelayanan publik yang transparan, efisien, dan akuntabel bagi masyarakat. (Saa)











