Beranda / PEMERINTAHAN / DESA / Meski Dana Desa Berkurang 60 Persen, Pemdes Mojo Tetap Bangun Akses Jalan Pertanian

Meski Dana Desa Berkurang 60 Persen, Pemdes Mojo Tetap Bangun Akses Jalan Pertanian

Pekerja melaksanakan pembangunan pengerasan jalan pertanian di Dusun Lengkong, Desa Mojo, Kecamatan Bringin. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Pemerintah Desa (Pemdes) Mojo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur meski alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan sekitar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu pembangunan yang diprioritaskan yakni pengerasan jalan di RT 001/RW 004, Dusun Lengkong. Jalan tersebut memiliki panjang 206 meter dengan lebar 2,1 meter dan dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp19.926.000.

Kepala Desa Mojo, Subiyanto, mengatakan pembangunan jalan tetap direalisasikan karena telah menjadi hasil kesepakatan dalam Musyawarah Desa (Musdes) serta menjadi kebutuhan masyarakat.

“Meskipun alokasi Dana Desa tahun ini berkurang sekitar 60 persen, kami tetap menganggarkan pembangunan ini karena sudah masuk dalam perencanaan Musyawarah Desa. Apa yang menjadi kebutuhan dan prioritas masyarakat harus tetap kami perjuangkan,” ujar Subiyanto, Senin (21/7/2026).

Papan informasi proyek pembangunan pengerasan jalan di Dusun Lengkong, Desa Mojo, yang didanai Dana Desa Tahun Anggaran 2026. (Dok.JurnalMediaNusa)

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut sangat penting untuk menunjang aktivitas perekonomian warga. Pasalnya, sebagian besar masyarakat Desa Mojo menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian sehingga akses jalan yang memadai akan memperlancar mobilitas petani.

“Sebagian besar wilayah Desa Mojo merupakan lahan pertanian yang menjadi sumber penghasilan masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, kami berharap aktivitas pertanian semakin lancar, biaya angkut hasil panen dapat ditekan, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Pemdes Mojo berharap pembangunan jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui peningkatan kualitas infrastruktur dasar. (Adv/DesaMojo/Rek)

Like and Share
Tag: