Dirut Bulog bersama Dandim 0805/Ngawi dan Forkopimda mengangkat hasil panen padi saat panen raya di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Ngawi, Sabtu (4/4/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Panen raya padi di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026), tak sekadar seremoni. Kegiatan ini menjadi gambaran nyata kuatnya kolaborasi antara petani, TNI, dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Komandan Kodim (Dandim) 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo bersama Forkopimda Kabupaten Ngawi turun langsung ke sawah mendampingi Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. Mereka memastikan proses panen berjalan optimal sekaligus menyerap aspirasi petani di lapangan.
Selain itu, kehadiran Bulog dalam panen raya ini mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat cadangan beras nasional. Dengan demikian, hasil panen petani tidak hanya terserap maksimal, tetapi juga memberikan kepastian pasar.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menilai Ngawi sebagai salah satu daerah penopang produksi beras di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa peningkatan produktivitas di tingkat petani menjadi kunci utama dalam mencapai swasembada pangan.
“Produktivitas terus menunjukkan tren positif. Karena itu, kolaborasi semua pihak harus dijaga agar target swasembada pangan bisa tercapai,” ujarnya.
Di sisi lain, Dandim 0805/Ngawi menegaskan peran aktif TNI dalam mendampingi petani. “Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, hingga panen, sehingga hasil yang diperoleh semakin maksimal”, tegasnya.

Lebih lanjut, panen raya ini memperlihatkan bahwa Ngawi tidak hanya menjadi lumbung pangan daerah, tetapi juga berkontribusi besar dalam menjaga pasokan beras nasional.
“Momentum ini sekaligus memperkuat optimisme bahwa swasembada pangan bukan sekadar target, melainkan langkah nyata yang terus diwujudkan di lapangan,” pungkas Dandim Ngawi.(Bas)









