Petugas melakukan proses pemotongan ayam sesuai standar higienitas di Rumah Potong Hewan Unggas (RPH-U) Kabupaten Ngawi, disaksikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama jajaran OPD saat peresmian, Rabu (28/1/2026). (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Seberapa panjang perjalanan daging ayam sebelum tersaji di meja makan keluarga? Di balik aktivitas pasar yang ramai, standar kesehatan dan kehalalan menjadi faktor krusial yang sering luput dari perhatian. Kini, Pemerintah Kabupaten Ngawi resmi menaikkan standar tersebut melalui peresmian Rumah Potong Hewan Unggas (RPH-U), Rabu (28/1/2026).
Peresmian RPH-U Kabupaten Ngawi bukan sekadar seremoni. Pemerintah daerah menjadikannya simbol komitmen menghadirkan pangan yang sehat, aman, dan halal bagi masyarakat. Berlokasi strategis di belakang Pasar Hewan Ngawi, fasilitas ini menjawab kekhawatiran publik terkait higienitas daging unggas yang beredar di pasaran.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang hadir bersama Sekretaris Daerah dan jajaran kepala OPD, menegaskan bahwa pembangunan RPH-U mencerminkan kehadiran negara dalam urusan paling mendasar, yakni keamanan pangan.
“RPH-U ini bukan hanya bangunan fisik. Kami merancangnya sebagai solusi agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pemotongan unggas yang higienis, halal, dan sehat,” ujar Ony Anwar Harsono.

Selain itu, pemilihan lokasi di sekitar Pasar Hewan Ngawi menjadi bagian dari strategi penguatan sistem pangan terintegrasi. Dengan memperpendek rantai distribusi, pemerintah memastikan setiap unggas yang keluar dari RPH-U telah melewati pengawasan ketat sesuai regulasi kesehatan hewan.
Keberadaan RPH-U membawa angin segar bagi peningkatan standar keamanan pangan di Kabupaten Ngawi. Pemerintah daerah menargetkan fasilitas ini mampu memberikan tiga jaminan utama bagi konsumen. Pertama, kehalalan proses pemotongan sesuai syariat. Kedua, penerapan standar higienitas tinggi untuk menekan risiko kontaminasi bakteri. Ketiga, kualitas daging unggas yang tetap segar dan layak konsumsi hingga sampai ke tangan masyarakat.
Dengan diresmikannya RPH-U, Kabupaten Ngawi memasuki babak baru dalam mewujudkan kemandirian pangan. Tidak hanya berorientasi pada ketersediaan, pemerintah kini menekankan kualitas dan keamanan sebagai prioritas utama.
Kini, masyarakat Ngawi dapat lebih tenang saat menyajikan olahan ayam di rumah. Pemerintah daerah memastikan benteng kesehatan pangan dimulai langsung dari Rumah Potong Hewan Unggas. (Saa)









