Beranda / BERITA / PERISTIWA / Tabrakan Adu Banteng 2 Truk di Ngawi, 1 Sopir Tewas dan 2 Orang Luka Berat

Tabrakan Adu Banteng 2 Truk di Ngawi, 1 Sopir Tewas dan 2 Orang Luka Berat

Kondisi dua truk ringsek usai adu banteng di Jalan Raya Ngawi-Bojonegoro, Desa Banyuurip, Jumat (28/8/2026) siang. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) — Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi-Bojonegoro, tepatnya di Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jumat (28/8/2026) siang.

Dalam kecelakaan tersebut, seorang sopir truk bak terbuka bermuatan genteng meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Attin Husada Ngawi. Sementara dua orang lainnya mengalami luka berat dan mendapat perawatan medis.

Kecelakaan bermula saat truk tangki air bernomor polisi AE 9356 KB yang dikemudikan Fachri Kurniawan (25), warga Desa Kandangan, Kabupaten Ngawi, melaju dari arah Bojonegoro menuju Ngawi.

Saat melintas di jalan menikung, truk tangki tersebut diduga melaju terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bak terbuka bermuatan genteng yang dikemudikan Badri (48), warga Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, bersama seorang kernet.

Tabrakan adu banteng pun tak dapat dihindarkan. Benturan keras mengakibatkan bagian kabin truk bak terbuka mengalami kerusakan parah hingga sopir terjepit di dalam kendaraan.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Dengan bantuan sejumlah pengemudi kendaraan yang melintas, warga berusaha mengevakuasi korban dari dalam kabin.

“Setelah kecelakaan, warga langsung berusaha menolong korban yang terjepit. Korban kemudian ditarik menggunakan kendaraan lain dan dievakuasi,” ujar Paidi, warga setempat.

Petugas kemudian membawa ketiga korban ke Rumah Sakit Attin Husada Ngawi. Namun, Badri akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat luka parah yang dialaminya.

Menurut keterangan warga, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi truk tangki mengantuk saat berkendara. Kondisi tersebut diduga membuat kendaraan melaju terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi kedua kendaraan sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah Ngawi menuju Bojonegoro maupun sebaliknya mengalami kemacetan.

Arus lalu lintas kembali normal setelah petugas mengevakuasi kedua kendaraan menggunakan mobil derek.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan kronologi kejadian. (And)

Like and Share
Tag: