Beranda / BERITA / PENDIDIKAN / Kupas Pola Asuh Berbasis Otak Anak, SD Muhammadiyah 1 Ngawi Gelar Seminar Golden Parenting

Kupas Pola Asuh Berbasis Otak Anak, SD Muhammadiyah 1 Ngawi Gelar Seminar Golden Parenting

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama narasumber Aisah Dahlan dan jajaran SD Muhammadiyah 1 Ngawi usai Seminar Golden Parenting di Kurnia Convention Hall. (Dok.JurnalMediNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – SD Muhammadiyah 1 Ngawi menggelar seminar Golden Parenting bertajuk Optimizing Children’s Potential and Resilience through Brain-Based Nurturing di Kurnia Convention Hall, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan orang tua siswa, guru, dan karyawan sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang pola asuh berbasis ilmu saraf.

Seminar menghadirkan pakar parenting sekaligus narasumber nasional, Aisah Dahlan, yang mengupas pentingnya memahami cara kerja otak anak dalam proses pengasuhan. Menurutnya, pendekatan brain-based nurturing atau pola asuh berbasis otak dapat membantu orang tua mengembangkan potensi anak secara optimal tanpa memicu hambatan emosional.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan pengasuhan yang sering dihadapi di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono berdialog dengan peserta pada Seminar Golden Parenting yang digelar SD Muhammadiyah 1 Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Kegiatan yang diprakarsai SD Muhammadiyah 1 Ngawi tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ngawi. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter anak.

“Sinergi antara pola pendidikan di sekolah dan pola asuh di lingkungan keluarga memegang kunci utama dalam membentuk karakter anak yang tangguh, cerdas secara emosional, dan berakhlak mulia,” ujar Ony.

Ia menilai pemahaman terhadap cara kerja otak anak dapat meminimalkan kesalahpahaman antara orang tua dan anak sehingga potensi mereka berkembang secara maksimal. Dalam proses tersebut, peran orang tua, khususnya ibu, dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui edukasi pengasuhan berbasis sains ini, kualitas pola asuh masyarakat di Kabupaten Ngawi diharapkan terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing. (Saa)

Like and Share
Tag: