Warga dan keluarga melaksanakan salat jenazah korban kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL Bekasi di rumah duka sebelum dimakamkan di Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi dimakamkan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4/2026) dini hari.
Korban bernama Mia Citra Rumaisya (25), warga Tambun, Bekasi. Pihak keluarga memakamkan jenazah di kampung halaman orang tuanya di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.
Sebelumnya, ambulans dari RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid, Kota Bekasi, mengantar jenazah ke rumah duka. Setibanya di lokasi, keluarga dan warga menyambut dengan tangis haru.
Mia merupakan anak kedua dari pasangan Muhammad Hamid dan Harmimah Wati. Sebelum meninggal dunia, korban menjalani perawatan intensif selama satu hari akibat luka parah yang dideritanya.
Kerabat korban, Burhanudin, mengungkapkan korban mengalami patah tulang pada bagian kaki setelah terjebak di dalam gerbong kereta selama berjam-jam saat kecelakaan terjadi.
“Korban sempat dirawat intensif selama satu hari di rumah sakit karena mengalami patah tulang pada kaki,” ujarnya.
Selain itu, Burhanudin menjelaskan bahwa saat kejadian korban tengah dalam perjalanan pulang kerja. Korban terjebak di dalam gerbong sejak kecelakaan terjadi pada Senin malam dan baru berhasil dievakuasi pada Selasa pagi.
Setelah proses persemayaman di rumah duka, pihak keluarga kemudian memakamkan jenazah di tempat pemakaman umum desa setempat pada Kamis dini hari.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi tersebut.(And)











