Beranda / BERITA / PERISTIWA / Pemudik Tabrak Guardrail Tol Solo–Ngawi, Diduga Sopir Mengantuk, 1 Orang Tewas

Pemudik Tabrak Guardrail Tol Solo–Ngawi, Diduga Sopir Mengantuk, 1 Orang Tewas

Kondisi mobil Toyota Innova yang ringsek parah setelah menabrak pembatas jalan (guardrail) di Tol Solo–Ngawi KM 561 A, Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi KM 561 A, Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebuah mobil yang membawa rombongan pemudik menabrak guardrail atau pembatas jalan, sehingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka.

Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu oleh pengemudi yang mengantuk saat berkendara. Mobil jenis Toyota Innova bernomor polisi A 1896 UM yang dikemudikan Abudzar Al Batawi (30), warga Jombang, Kota Cilegon, Banten, melaju dari arah Solo menuju Surabaya dengan tujuan akhir Malang.

Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri, kemudian menghantam pembatas jalan tol. Benturan keras membuat guardrail besi menembus bagian kendaraan, sehingga mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka serius.

Salah satu penumpang, Akiyah Amanisa, mengungkapkan kecelakaan terjadi secara tiba-tiba ketika kendaraan melaju normal. “Mobil tiba-tiba oleng ke kiri dan langsung menabrak pembatas jalan,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, tujuh korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, satu korban bernama Fatin Khoiriyah (27) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk keperluan visum.

Selanjutnya, petugas gabungan dari tim medis, Jasa Marga, dan kepolisian segera melakukan evakuasi korban serta kendaraan yang mengalami kerusakan berat. Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kondisi mobil yang ringsek.

Selain itu, kecelakaan ini juga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Solo menuju Ngawi sempat mengalami kepadatan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih menangani kasus tersebut untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (And)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *