Beranda / REGIONAL / Komitmen Jatim Cerdas, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan BMPS

Komitmen Jatim Cerdas, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan BMPS

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari DPW BMPS Jawa Timur usai pelantikan pengurus DPD BMPS kabupaten/kota se-Jatim di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Surabaya. (Dok.JurnalMediaNusa)

Jatim Siap Jadi Pionir Talent DNA Nasional melalui Penguatan Pendidikan Berbasis Potensi

Surabaya (JurnalMediaNusa) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) atas komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Jatim Cerdas.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BMPS Abdullah Sani menyerahkan penghargaan tersebut saat pelantikan pengurus DPD BMPS kabupaten/kota se-Jawa Timur masa bakti 2025–2030 di Dinas Pendidikan Jawa Timur, Sabtu (24/1).

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan Jatim Cerdas menjadi pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur. Program ini tidak hanya mendorong peningkatan akses pendidikan, tetapi juga fokus menggali dan mengembangkan potensi peserta didik sesuai bakat dan keunggulan masing-masing.

“Melalui Jatim Cerdas, kami memastikan setiap anak menemukan dan mengembangkan potensi masa depannya,” ujar Khofifah.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pemprov Jawa Timur mendorong penguatan Talent DNA yang dipandu Ary Ginanjar melalui ESQ Corp. Pendekatan ini memungkinkan pemetaan bakat peserta didik secara dini dan presisi di berbagai bidang, mulai dari pertanian, teknologi, hingga seni dan budaya.

Khofifah menegaskan Jawa Timur siap menjadi pionir lumbung Talent DNA nasional. Menurutnya, pemetaan potensi berbasis data akan memberi arah dan peluang nyata bagi generasi muda.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mengembangkan talenta digital. Hingga kini, sebanyak 2.600 tenaga pendidik di Jawa Timur telah mengikuti pelatihan talenta digital, khususnya di bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Jawa Timur siap menjadi lumbung talenta digital nasional dan menjadi provinsi pertama yang bermitra dengan Komdigi,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Khofifah menekankan peran pendidikan sebagai ruang tumbuhnya nilai toleransi, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ia mengapresiasi kontribusi lembaga pendidikan lintas agama dan budaya dalam menjaga harmoni sosial di Jawa Timur.

“Keberagaman adalah kekuatan. Nilai saling menghormati harus kita tanamkan sejak dini melalui pendidikan,” pungkasnya.

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *