Peserta turnamen bersama panitia dan perwakilan instansi berfoto usai pembukaan PWI Cup 2026 di Ngawi. (Dok.JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) – Turnamen PWI Cup 2026 tidak sekadar menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi panggung kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Ngawi. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, membuka secara resmi ajang tersebut di Kelurahan Karang Tengah, Jumat (27/3/2026).
Sejak pembukaan, interaksi antar peserta dari unsur Forkopimda, OPD, hingga BUMN menciptakan suasana yang cair dan penuh kebersamaan. Momentum ini menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif di tengah dinamika birokrasi dan pelayanan publik.
Dalam arahannya, Dwi Rianto Jatmiko menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, turnamen seperti PWI Cup tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan sportivitas.

“Kita harapkan PWI Cup akan melahirkan atlet-atlet lokal yang nantinya mampu memberikan kontribusi prestasi olahraga di Kabupaten Ngawi, khususnya untuk voli,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia melihat kegiatan ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan partisipatif.
Sementara itu, Ketua Panitia, Fatkhul Mu’anam, menegaskan bahwa PWI Cup dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat jejaring sosial dan kelembagaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua PWI Kabupaten Ngawi, Zainal Abidin, menempatkan PWI Cup 2026 sebagai bagian dari kontribusi nyata insan pers dalam memperingati Hari Pers Nasional. Ia menilai peran pers tidak hanya sebatas penyampai informasi, tetapi juga penggerak kegiatan sosial yang berdampak luas.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pers Nasional, dan kami berharap ke depan dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan,” jelasnya.
Dengan melibatkan 32 tim dari berbagai instansi, PWI Cup 2026 menjadi simbol kuat kebersamaan antar lembaga di Kabupaten Ngawi. Tidak hanya menghadirkan persaingan sehat di lapangan, ajang ini juga mempertegas pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi kemajuan daerah.
Melalui semangat sportivitas yang diusung, PWI Cup 2026 diharapkan mampu melahirkan energi positif yang berkelanjutan, baik dalam bidang olahraga maupun dalam memperkuat soliditas antarinstansi di Ngawi.(Red)









