Seorang warga Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, membawa galon air bersih bantuan KORPRI Ngawi di tengah krisis air akibat musim kemarau. (Dok. JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Sebanyak 28 dusun di Kabupaten Ngawi terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau. Menanggapi kondisi tersebut, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Ngawi bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi menyalurkan bantuan air bersih dan paket sembako kepada warga terdampak.
Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi. Bantuan air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk memasak dan minum di tengah terbatasnya pasokan air selama musim kemarau.
Selain air bersih, rombongan juga membagikan paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan harian warga.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, yang akrab disapa Mas Antok, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan KORPRI terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Desa Kerek yang terdampak kekeringan,” ujar Antok.
Menurutnya, keterlibatan KORPRI dalam penanganan dampak kemarau merupakan bagian dari tanggung jawab aparatur pemerintah untuk hadir dan membantu masyarakat ketika menghadapi situasi sulit.
Pemkab Ngawi juga terus memetakan wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Selain penyaluran air bersih, upaya penanganan kekeringan membutuhkan perencanaan berkelanjutan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama musim kemarau. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan distribusi bantuan sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko krisis air yang berulang setiap tahun. (Saa)










