Petugas mengevakuasi jenazah Suyitno (70), imam musala yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Ngawi, Rabu (30/9/2026). (Dok. JurnalMediaNusa)
Ngawi (JurnalMediaNusa) — Warga Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, digemparkan dengan penemuan Suyitno (70), seorang imam musala, meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (30/9/2026).
Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan tubuh berlumuran darah. Saat ditemukan, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Salah seorang warga, Rasmini, mengatakan Suyitno biasanya beraktivitas di luar rumah. Namun, pada hari kejadian korban tidak terlihat seperti biasanya sehingga warga mulai curiga.
“Seharian tidak kelihatan di luar rumah. Warga kemudian curiga dan mencoba mengecek ke rumah korban. Saat diperiksa, warga mencium bau yang tidak sedap,” kata Rasmini.
Kecurigaan warga bertambah setelah mendapati pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Warga kemudian membuka paksa pintu menggunakan linggis.
Menurut warga lainnya, Injuri, setelah pintu terbuka, warga mendapati Suyitno sudah tidak bernyawa.
“Pintunya terkunci dari dalam, kemudian warga mencongkel menggunakan linggis. Setelah terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dan bersimbah darah,” ujar Injuri.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Tim Inafis Polres Ngawi mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah ceceran darah di dalam rumah. Ceceran tersebut ditemukan dari area kamar mandi, mengarah ke dapur dan kamar tidur hingga mengenai tubuh korban.
Polisi belum memastikan penyebab kematian Suyitno. Warga juga belum mengetahui apakah terdapat barang berharga milik korban yang hilang.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum. Pemeriksaan medis tersebut dilakukan untuk membantu mengetahui penyebab kematian sekaligus memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.
Kasus tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Geneng. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. (And)










