Beranda / BERITA / PENDIDIKAN / Pondok Ramadan 2026 SMKS PGRI 3 Walikukun Perkuat Karakter dan Kepedulian Sosial Siswa

Pondok Ramadan 2026 SMKS PGRI 3 Walikukun Perkuat Karakter dan Kepedulian Sosial Siswa

Siswa SMKS PGRI 3 Walikukun, Ngawi, mengikuti kegiatan ceramah keagamaan dalam rangka Pondok Ramadan 2026. (Dok.JurnalMediaNusa)

Ngawi (JurnalMediaNusa) – Bulan suci Ramadan 2026 dimanfaatkan SMKS PGRI 3 Walikukun, Kabupaten Ngawi, untuk memperkuat karakter, spiritualitas, serta kepedulian sosial para siswa. Melalui program Pondok Ramadan, sekolah mengajak peserta didik memperdalam ibadah sekaligus menumbuhkan empati terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Februari 2026, dan diikuti seluruh siswa kelas X hingga kelas XII. Selama pelaksanaan, kegiatan dipusatkan di aula sekolah dengan rangkaian ibadah dan pembinaan karakter.

Pondok Ramadan tahun ini mengusung tema “Dengan 9 Cinta PAISLove Ramadan; Iman Menguat, Karakter Membumi, Lingkungan Terjaga, Generasi Emas Terwujud.” Tema tersebut menjadi landasan sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

Setiap hari, kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan salat Dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan tadarus Al-Qur’an hingga sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu, para siswa mengikuti sesi ceramah dan pidato keagamaan yang disampaikan oleh guru serta ustaz yang dihadirkan khusus oleh pihak sekolah. Rangkaian kegiatan berlanjut hingga salat Dzuhur berjamaah.

Siswa SMKS PGRI 3 Walikukun, Ngawi, mengikuti kegiatan ceramah keagamaan dalam rangka Pondok Ramadan 2026. (Dok.JurnalMediaNusa)

Meski tidak mewajibkan siswa untuk bermalam di sekolah, pihak sekolah tetap menjaga intensitas ibadah selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibiasakan menjalankan berbagai amalan sunnah agar tumbuh disiplin dalam beribadah.

Tidak hanya fokus pada kegiatan spiritual, Pondok Ramadan juga diisi dengan aksi sosial. Pada hari terakhir, Jumat (27/2/2026), sekolah menyalurkan santunan kepada siswa yatim piatu serta membagikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah. Selain itu, para siswa juga mengikuti kegiatan bersih-bersih masjid.

Program tersebut dirancang untuk mendorong siswa lebih aktif berinteraksi dengan lingkungan sosial serta mengurangi ketergantungan pada gadget.

Kepala SMKS PGRI 3 Walikukun, Ali Sumargono, menegaskan bahwa Pondok Ramadan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga strategi sekolah dalam membangun karakter siswa.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas ibadah, baik wajib maupun sunnah, sekaligus menanamkan kedisiplinan. Melalui kegiatan ini, siswa yang masih kesulitan membaca Al-Qur’an dapat belajar bersama tanpa rasa canggung,” ujar Ali Sumargono.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai sosial dalam kegiatan tersebut.

“Kami melihat anak muda saat ini cenderung pasif karena terlalu fokus pada gadget. Karena itu, melalui santunan dan kegiatan sosial lainnya, kami ingin menumbuhkan kembali kepedulian sosial mereka. Harapannya, iman semakin kuat dan karakter benar-benar membumi,” tambahnya.

Ke depan, program Pondok Ramadan SMKS PGRI 3 Walikukun direncanakan berkembang dalam skala yang lebih luas. Sekolah berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kedisiplinan siswa, meminimalkan perilaku negatif seperti bolos sekolah, serta melahirkan lulusan yang siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia dengan keseimbangan kecerdasan intelektual dan spiritual. (nof)

Like and Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *